Ingatlah Waktu Terus MEninggalkan Kita

Selasa, 05 April 2011

Wanita Dalam Pandangan Bangsa Romawi

Bangsa Romawi dianggap sebagai bangsa yang paling maju setelah Yunani.Namun bila kita cermati, undang-undang dan system social mereka ternyata sangat menzolimi, mengucilkan, dan menindas kaum wanita.bangsa Romawi memandang wanita sebagai orang yang tidak memiliki ruh, tidak berharga, dan tidak memiliki hak.oleh karena itu, wanita pada masaitu disiksa dengan disiram minyak mendidih ke sekujur tubuhnya dan diikat di tiang.Bahkan , wanita yang tak berdosa diikat  pada ekor kuda, lalu kuda dilarikan dengan cepat sampai mereka mati.
Ketika peradaban dan kebudayaan bangsa romawi mulai berkembang, penindasan mulai berkurang, tetapi pelecehan terhadap wanita dan memperlakukan wanita seperti pelayan, budak dan sebagai pemuas nafsu syahwat laki-laki.Pada akhirnya,kemesuman dan pencabulan merebak di mana-mana.
Celakanya, peraktek kemesuman dan pencabulan ini masih selalu di peraktekan, hanya saja dibungkus dengan istilah-istilah yang mengatasnamakan keterbukaan, modernisasi, atau pembaharuan.
Dan kebiasan bercerai karena alsan sepele, sehingga angka perceraian begitu tinggi.Bahkan karena begitu merebaknya angka perceraian, hal ini membuat para wanita mereka mudah berganti-ganti pasangan tanpa rasa berdosa dan rasa malu.Anehnya lagi ada wanita dalam waktu yang bersamaan menikahi 23 suami.
Kemerosotan akhlak ini yang membuat bangsa Romawi hancur.semua ini tidak lain karena mereka telah tenggelam dalam syahwat kebinatangan yang tidak layak dilakukan oleh manusia,kecuali binatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar